welcome
اجهد ولا يتكسل ولا تكن غافلا فندمت العقبى لمن يتكاسل
Bersungguh-sungguhlah dan Jangan Bermalas-malasan, Karena Sesungguhnya Penyesalan itu Hanya Bagi Orang yang Bermalas-malasan
Minggu, 21 Oktober 2012
Jumat, 19 Oktober 2012
Idhofah (Mudhof dan mudhof Ilaih)
Pelajaran
Hari ini!!!
ad Dars
: MAHAROT KITABAH
Al ustadz :
Syaikhu Lc
Bab : Tarkib Idhofi
1. Rukun Mudhof
Rukun
mudhof ada dua yakni mudhof
(isim Mudhof) dan Mudhof ilaih (isim yang jatuh setelah mudhof). Contoh
:
ولد الاستاذ lafadz waladu ولد
disebut mudhof
dan lafadz الاستاذ al
ustadzu disebut mudhof ilaih.
2. Syarat Mudhof
a. Mahdzuf tanwin pada isim mudhof.
b. Mahdzuf Al pada isim mudhof (dikecualikan jika isim
mudhof merupakan isin fail, maful, sifat musyabbihah dan merupakan bentuk
tasniyah dan jamak). boleh di buang boleh tidak.
c. Mahdzuf nun pada isim mudhof jika isim mudhof berupa
isim tasniyah atau jamak muannas salim.
3. Macam-macam
Mudhof
a.
Maknawiyah.
Ø Lamiyah
Ø Bayyinah
Ø Dzorfiyah
Ø Tasybihiyah
b.
Lafdziyah
(hanya untuk meringankan bacaan.
Dugaan
Si Anjing yang Lapar
Sungguh
malang nasib Si Anjing!!!
Setelah di landa lapar yang cukup
panjang, kesana kemari mencari makan, Tuhan memberi rizki pada si anjing sepotong tulang lantaran tukang Jagal.
Dilemparlah tulang tersebut “saut si Anjing dg menggigit tulang diantara kedua rahangnya”
sambil berlari ketepi sungai dengan niatan untuk menikmati!
Sesampai ditepi sungai, dan Sebelum
ia menikmati tulang “anjing tersebut kaget”,
”Loh siapa Loe? Ko bawa makanan yang sama dengan makananku?” ucap si
Anjing saat ia melihat bahwa dihadapannya ada seekor anjing lain yang membawa
tulang!!
Dengan diliputi rasa tamak yang
bergejolak berkata si anjing dlm hatinya “Aaaaasyek! betapa nikmatnya tulang itu” seketika
itu jg si anjing memutuskan untuk merebut tulang pada anjing yang dilihatnya tadi.
“Hoough
Hooough......Hooooough” sumbar si Anjing sambil menantang--------“Biyuuuuuur”---------
“o..oooooo!!! waduh ..... hap hap.... sempruuuul yok opo iki! Ko malah gue yang basah untung gue jago renang!!
Adapun hasil usahanya
tersebut ia malah terjebur kedalam
sungai dan tulang yang dibawanya tadi jatuh kedalam serta mengharuskannya untuk latihan renang. He..he..he..
Setelah kejadian tersebut si
anjing memahami bahwa apa yang dilihatnya bukanlah merupakan anjing lain
melainkan pantulan wajahnya gantengnya sendiri yang tercermin di air.
sebab rasa tamak dan
tergesa-gesa yang dilakukannya ia telah menyianyiakan tulang yang didapat dari
usahanya... kemudian si anjing pergi
untuk mencari makanan yang baru dengan disertai rasa penyesalan atas hal yang
telah diperbuatnya.
Kamis, 18 Oktober 2012
الأدب
ما معنى
الادب.............................؟؟؟
Kata Adab
atau yang dalam bahasa Indonesianya bermakna Sastra merupakan bahasa sansekerta
yakni “sas” berarti “petunjuk” dan “tra” berarti “alat/ sarana”. Ada juga yang
berpendapat bahasa sansekertanya adalah susantra yang “su” bermakna
“Indah”. Secara istilah susastra atau
sastra bermakna alat atau sarana yang baik dan Indah yang fungsinya digunakan
sebagai petunjuk. Sastra dalam bahasa Indonesia dibagi menjadi lima:
1.
Bahasa
2.
Karya tulis
3.
Kitab suci orang hindu
4.
Pustaka/ kitab primbon
5.
Tulisan/ Huruf
Dari kelima poin tersebut yang paling menekati
adalah : bahasa, karya tulis, tulisan/huruf.
Masa Adab dibagi menjadi enam:
1.
Ashrul Jahily. Masa ini dimulai sejak sebelum
di utusnya Nabi Muhammad Saw. Ada dua pendapat tentang Ashrul Jahly ini, yang
pertama bahwa ashrul jahily dimulai sejak 2,5 abad sebelum diutusnya nabi. Yang
kedua 5 abad sebelum diutusnya nabi. Adab pada masa ini diartikan “ajakan untuk
makan bersama” الدعوة الى مأدبة الطعام’’
2.
Ashrul Shodril Islam. Pada masa ini adab
diartikan sebagai Budi pekerti yang baik الاخلاق الكريمة berdasarkan
Hadis Rosul
من كان يؤمن بالله واليوم الاخر فاليكرم ظيفه
atau أدبني ربي فأحسن تأديبي
3.
Ashrul Umawi
4.
Ashrul ‘Abbasy
5.
Ashrul Andalusy
6.
Ashrul Hadisi
Langganan:
Komentar (Atom)